Cari File

Selasa, 01 Mei 2012

Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan Badan


Berhubungan Badan atau ML sekarang sudah dilakukan oleh banyak kalangan tidak terkecuali bagi pelajar. Pelajar sekarang sudah pintar tidak seperti dahulu, mulai smp sampai perguruan tinggi yang seharusnya belum di ijinkan melakukan hubungan badan kecuali sudah menikah dan sah. Namun itu semua adalah resiko dari pergaulan bebas dan era modern selama ini. Kembali ke topik bagaimana cara untuk tidak hamil setelah berhubungan badan. Berikut ini penjelasannya yang di ambil dari berbagai informasi dunia maya

Supaya tidak hamil banyak pasangan yang menggunakan alat kontrasepsi tertentu, tujuannya agar hubungan seksual tetap dapat dilakukan tetapi kehamilan dapat dihindari. Bagi anda yang belum siap hamil atau bermaksud menunda kehamilan berikut ini beberapa tips yang bisa anda pilih:

1. Tidak melakukan Hubungan Intim
Satu-satunya cara yang dapat menjamin istri tidak hamil adalah stop berhubungan badan. Paling tidak saat berhubungan badan penetrasi vagina yang dapat menyebabkan kehamilan tidak dilakukan dan diganti dengan seks non penetrasi seperti oral seks.

2. Menggunakan Alat Kontrasepsi
Alat kontrasepsi bisa digunakan sebagai alat pengontrol kelahiran. Alat-alat kontrasepsi banyak yang dijual di apotik dan toko-toko umum dan bisa anda beli tanpa resep dokter. Contoh alat kontrasepsi yang umum adalah kondom dan spermisida. Kondom bekerja dengan cara menampung sperma dalam wadah untuk mencegahnya membuahi sel telur.

Pil KB, juga dikenal sebagai alat kontrasepsi oral dan harus digunakan sesuai petunjuk pemakaian dan dengan resep dokter. Memasukkan cincin Nuva ke dalam vagina adalah salah satu kontrasepsi yang juga harus dengan resep dokter. Jenis kontrasepsi lain adalah dengan menyuntikkan progestin dan estrogen ke tubuh wanita setiap tiga bulan.

3. Sterilisasi
Sterilisasi adalah salah satu pilihan bagi wanita yang tidak ingin hamil. Pada wanita, sterilisasi disebut dengan istilah “tying the tubes” dimana dokter menciptakan hambatan di saluran tuba untuk mencegah sel telur mencapai rahim. Sterilisasi pada pria disebut Vasektomi. Dalam beberapa kasus, sterilisasi pada wanita dan pria dapat diperbaiki jika pasien memutuskan untuk memiliki anak.

4. Perangkat intrauterin atau IUD
Intrauterine devices (IUD) atau spiral adalah implan berbahan plastik yang ditanam dalam rongga rahim wanita yang harus diganti secara periodik. IUD adalah jenis kontrasepsi jangka panjang dan sangat efektif mencegah kehamilan.

5. Menggunakan Sistem Kalender
Jika anda termasuk orang yang enggan menggunakan alat kontrasepsi ketika berhubungan seks maka anda bisa memilih sistem kalender atau dengan cara menghitung masa subur istri. Lakukan hubungan seks hanya pada saat istri tidak subur dan jangan membuang sperma di dalam vagina ketika ejakulasi terjadi. Metode ini tidak efektif tapi dalam beberapa kasus dapat mencegah kehamilan. Metode ini disebut juga pencegahan kehamilan secara alami.

Atau juga bisa menggunakan cara di bawah ini sebagai bahan pertimbangan

1 Minggu Sebelum Menstruasi. Lakukan hubungan Seksual 1 Minggu sebelum Menstruasi.Di jamin, meskipun Sperma di masukkan di dalam Mis V, 90% tidak akan hamil. Ex. Jika Istri Mens tanggal 30, Anda bisa melakukan hub. intim pada tanggal 22/23

Minum Kiranti. Jika Anda Sudah terlanjur melakukan Hubungan intim dan sperma masuk di dalam mis V, ketika istri anda dalam massa subur (hari 1 s/d 20 sebelum menstruasi), maka hal yang Anda lakukan adalah cukup Minum Kiranti 1/2 hari menjelang berhubungan intim. Atau 10 Hari sebelum Hari H anda menstruasi. Di jamin 100% tidak hamil.

Keluarkan Di Luar. Sang Suami harus benar-benar bisa mengatur ketika sudah mencapai Puncar dan akan keluar sperma, maka hal yang harus di lakukan adalah segera mencabut Mr.P dari Mis V dan di Muncratkan di Luar.

Mengapa Malam Pertama Tidak Berdarah?

Bisa saja terjadi malam pertama tidak berdarah. Pertama, karena memang sudah tidak perawan lagi dan baru ketahuan saat malam pengantin, dan itu adalah bukti otentik bahwa istri sudah tidak perawan.

Kedua, sebenarnya sang istri masih perawan tapi jenis selaput daranya lebih tebal dan kurang elastis sehingga tidak mudah koyak ketika berhubungan. Oleh karena belum koyak atau koyaknya belum sampai ke tepi cincin selaput dara maka kemungkinan berdarah jadi kecil, atau bahkan sama sekali tidak berdarah. Bukti bahwa sang istri masih perawan tidak bisa ditunjukkan dengan darah di malam pertama.

Malam pertama dan darah memang sulit dipisahkan. Baik pria maupun wanita sama-sama menanti dengan harap-harap cemas tetesan darah yang keluar dari vagina saat berhubungan seks di malam pertama pernikahan.

Kendati masih gadis dan belum pernah mengalami cedera selaput dara, malam pengantin bisa saja berakhir tanpa terlihat adanya tetesan darah. Secara medis ini bisa dimengerti sebab selaput dara tidak selalu harus berdarah sekalipun sang istri masih perawan. Mengapa bisa begitu?

Banyak wanita yang bertanya apakah selalu ada darah yang keluar ketika berhubungan seks pertama kali? Jawabannya variatif. Beberapa wanita mengeluarkan darah yang banyak tapi tidak sedikit wanita yang tidak berdarah sedikitpun.

Berdasarkan sifat lubang-lubangnya dan elastisitasnya, selaput dara terdiri atas beberapa jenis. Pada wanita yang selaput daranya tebal dan kaku, besar kemungkinan selaput daranya tidak berdarah di malam pertama pernikahannya. Nanti di malam-malam berikutnya setelah beberapa kali penis penetrasi selaput dara baru sobek dan terjadi perdarahan.

Atau bahkan untuk jenis selaput dara yang sangat kaku, tidak akan sobek dan berdarah meski melakukan hubungan seks berulang kali. Selaput dara jenis ini baru benar-benar koyak setelah sang wanita melahirkan anak.

Kasus malam pertama dimana sang pengantin wanita tidak berdarah sering menjadi prahara di awal pernikahan. Karena curiga istri tidak berdarah saat senggama membuat suami berpikir istrinya sudah tidak gadis lagi. Padahal meski tidak berdarah, sang istri belum tentu tidak perawan. Masalah seperti ini tidak jarang berbuah dengan perceraian.

Karena itu pentingnya memahami pengetahuan seks bagi remaja pria maupun wanita. Kalau saja setiap suami tahu bahwa selaput dara itu ada beberapa jenis, tentu dia akan lebih arif menghadapi istri yang sesungguhnya masih perawan meskipun tidak berdarah di malam pertama. Tidak berdarah bukan berarti sudah tidak perawan.

Racun Kimia Bikin Kemaluan Lelaki Makin Pendek


Paparan racun kimia yang bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya merusak kualitas sperma. Secara fisik yang kasat mata, ukuran kemaluan lelaki juga bisa memendek karena racun-racun yang berasal dari industri tersebut.

Sebuah lembaga pengawas racun lingkungan, EcoWaste Coalition memperingatkan bahwa paparan bahan kimia yang berasal dari industri makin mengancam kesehatan. Baik pada laki-laki maupun permepuan, racun-racun tersebut bisa merusak sistem reproduksi.

Para ahli dari lembaga ini menggolongkan racun-racun tersebut dalam kelompok Endocrine Disrupting Chemicals (EDC) atau bahan kimi perusak sistem endokrin. Termasuk dalam kelompok ini adalah Bisphenol A (BPA), Poly Chlorinated Biphenyl (PCB), paraben dan phthalates.

Racun BPA banyak ditemukan dalam produk berbahan plastik, kemasan makanan olahan serta struk belanja. PCB banyak terdapat di produk elektronik, sedangkan paraben dan phthalates ada di produk-produk perawatan sehari-hari seperti sabun dan shampoo.


Selama ini, ancaman dari bahan-bahan tersebut lebih banyak dikaitkan dengan kerusakan sperma dari sisi kualitas maupun kuantitas. Meski tidak kelihatan, kerusakan itu sangat menakutkan karena bisa bisa membuat laki-laki tidak mampu menghasilkan keturunan.

Namun para ahli tersebut mengingatkan, ancaman bahayanya bisa lebih serius antara lain membuat ukuran penis makin pendek. Semakin sering dan banyak terkena paparan bahan-bahan tersebut, kemaluan laki-laki semakin terancam jadi lebih pendek.

"Bagi perempuan, racun-racun EDC juga mempengaruhi perkembangan sistem reproduksi. Kesuburan menurun, serta lebih cepat mengalami menopause. EDC juga meningkatkan risiko kanker payudara," kata salah seorang ahli, Dr Markus Johansson

Apakah Cewek Yang Suka Masturbasi Masih Perawan ?


Apakah Cewek Yang Suka M4sturbasi Masih Perawan ? - Mungkin sebagian cowok pernah berpikir apakah cewek-nya suka masturbasi (kalo berani tanya sama cewek agan) kalo emang suka apa masih bisa disebut perawan atau tidak? atau malah banyak cewek yang enggak tahu tentang hal seperti ini, berikut gan mungkin jadi jawabannya..cekibrot!

Tidak hanya cowok, cewek baru gede juga banyak yang suka masturbasi. Misalnya menggesek-gesekkan vagina ke bantal atau guling. Pertanyaannya, apakah mereka masih perawan? NAH LHO

Dalam medis, istilah keperawanan atau virgin sebenarnya mengacu pada hubungan seksual antara perempuan dengan lelaki. Jika belum pernah berhubungan, bisa dipastikan, perempuan masih perawan.
Hanya saja, secara umum, keperawanan juga ditentukan dengan masih utuhnya selaput dara (hymen). Perempuan yang selaput daranya sudah robek sehingga tidak mengeluarkan darah saat berhubungan badan, dia dianggap tidak perawan.

Lantas, apakah masturbasi bisa menghilangkan keperawanan alias merobek selaput dara. Selama masturbasi dilakukan diluar lobang vagina, selaput dara dipastikan aman. Namun bila sudah memasukkan jari atau benda, selaput dara kemungkinan bisa telah robek. Kerobekan selaput dara juga bisa disebabkan oleh olahraga, berkuda, bersepeda, maupun senam.

Perihal masturbasi, sebenarnya ada hal lain yang lebih utama dari selaput dara. Cewek yang suka masturbasi bakal terganggu psikisnya. Dia akan selalu resah. Fantasinya juga sulit dikendalikan. Dia akan mudah terangsang apabila melihat momen-momen menggoda.

Untuk mengatasi kebiasaan masturbasi, cewek harus benar-benar memiliki niat mendalam. Memulai dengan menyingkirkan perlengkapan yang memudahkan cewek terangsang. Misalnya membuang koleksi film porno, gambar porno, maupun cerita porno. Mulailah hidup baru dengan cara mengendalikan hawa nafsu.kasian pihak cewek. mereka dituntut keperawanan tapi cowok...mereka gak dituntut keperjakaannya..padahal..sama2 beratnya